Lembar Kerja RTP Strategis

Dinarpusda Kab. Banyumas • Peta Proses • Heatmap • Peta Alur Risiko • Register Risiko • Rencana Tindak Pengendalian

Sasaran 1 — Literasi Masyarakat
Meningkatnya Literasi Masyarakat
Indikator: IPLM (target 69) • Nilai Tingkat Kegemaran Membaca/TKM (target 69)
20

Risiko 1 — Perpustakaan kecamatan belum ada

Sangat Tinggi • Prioritas 1 • Perlakuan: hindari

Layanan belum menjangkau tingkat kecamatan akibat belum ada alokasi anggaran.

15

Risiko 2 — Perpustakaan khusus OPD tidak berkembang

Sedang • Prioritas 2 • Perlakuan: pertimbangkan

Perpustakaan OPD minim akibat belum ada alokasi anggaran sarpras & tenaga.

20

Risiko 3 — Koleksi digital belum tersedia

Sangat Tinggi • Prioritas 1 • Perlakuan: hindari

Sebagian besar perpustakaan belum memiliki koleksi digital; anggaran pengadaan nol.

16

Risiko 4 — Perpustakaan mati suri

Tinggi • Prioritas 2 • Perlakuan: mitigasi

Perpustakaan yang telah berdiri tidak beroperasi karena tak ada tenaga & anggaran operasional.

Indikator: Nilai Tingkat Kegemaran Membaca — TKM (target 69) • framing sustain: menjaga capaian 67,39 agar tidak turun
9

Risiko TKM 1 — Rendahnya realisasi kegiatan pembudayaan gemar membaca

Sedang • Prioritas 3 • Perlakuan: pertimbangkan

Sosialisasi budaya baca tersendat (14/115 lokus, serapan 1,32%) padahal DAK non-fisik tersedia.

12

Risiko TKM 2 — Rendahnya kunjungan & belum meratanya pelaporan

Sedang • Prioritas 3 • Perlakuan: pertimbangkan

Realisasi 87.722 dari 1.177.000; pelaporan kunjungan belum merata (SIMANTAP vs non-SIMANTAP).

6

Risiko TKM 3 — Pembudayaan bertumpu pada kegiatan seremonial

Sedang • Prioritas 3 • Perlakuan: pertimbangkan

Lomba overachieved 366% namun tidak membangun kebiasaan membaca harian.

6

Risiko RF 1 — Kecurangan pengelolaan dana kegiatan RF • draf

Fraud • Zero tolerance • Wajib ditangani

Draf preventif: potensi kegiatan fiktif/mark-up pada dana DAK NF + APBD ±Rp449,4 jt.

Sasaran 2 — Kearsipan (selaku LKD)
Meningkatnya kualitas pengelolaan kearsipan sebagai bahan pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan
Indikator: Nilai Pengawasan Kearsipan Internal (target 50%) • Dinarpusda selaku pengawas perangkat daerah/kecamatan
16

Risiko 1 — Arsip statis PD tidak terselamatkan ke LKD

Tinggi • Prioritas 2 • Perlakuan: mitigasi

Tidak sesuai ketentuan akibat pembinaan & pengawasan LKD belum optimal.

20

Risiko 2 — Pengelolaan arsip dinamis PD belum sesuai NSPK

Sangat Tinggi • Prioritas 1 • Perlakuan: hindari

Akibat keterbatasan jumlah dan kompetensi SDM kearsipan (arsiparis).

16

Risiko 3 — Arsip negara rusak/hilang

Tinggi • Prioritas 2 • Perlakuan: mitigasi

Sarana penyimpanan belum memenuhi standar dan pengamanan belum memadai.

12

Risiko 4 — Pemusnahan arsip tidak sesuai ketentuan

Sedang • Prioritas 3 • Perlakuan: pertimbangkan

Belum ada persetujuan pemusnahan dan SK Bupati tentang penyerahan arsip statis.

15

Risiko 5 — Arsip sulit ditemukan kembali

Sedang • Prioritas 3 • Perlakuan: pertimbangkan

PD belum menyusun daftar arsip dan pengolahan informasi arsip.

8

Risiko RF 2 — Manipulasi hasil pengawasan kearsipan RF • draf

Fraud • Zero tolerance • Wajib ditangani

Draf preventif: potensi nilai tidak mencerminkan kondisi riil karena subjektivitas penilaian.

Indikator: Tingkat Keberadaan dan Keutuhan Arsip (target 100%) • pekerjaan rumah Dinarpusda sendiri sebagai LKD
10

Risiko KA 1 — Kegagalan penyelamatan arsip statis saat bencana

Sedang • Prioritas 3 • Perlakuan: pertimbangkan

Depot arsip statis belum memiliki pintu darurat; belum sepenuhnya sesuai standar NSPK.

5

Risiko RF 1 — Pemusnahan/penghilangan arsip secara sengaja RF • draf

Fraud • Zero tolerance • Wajib ditangani

Draf preventif: potensi oknum menghilangkan barang bukti di luar mekanisme pemusnahan yang sah.

Sasaran 3 — Pemanfaatan Perpustakaan untuk Literasi
Meningkatnya Pemanfaatan Perpustakaan untuk Literasi
Indikator: Tingkat Pemanfaatan Perpustakaan (target 63,62%) • Rasio Perpustakaan per Penduduk (target 0,60)
16

Risiko 1 — Rendahnya kunjungan masyarakat ke perpus desa & TBM

Tinggi • Prioritas 2 • Perlakuan: mitigasi

Perpus desa nihil pengunjung; pelaporan belum merata; koleksi dan program minim.

9

Risiko 2 — Jumlah perpustakaan sesuai SNP tidak bertambah

Sedang • Prioritas 3 • Perlakuan: pertimbangkan

Capaian 0,59 stagnan; belum ada perpustakaan kecamatan sama sekali.

8

Risiko RF 1 — Manipulasi data kunjungan dan layanan RF • draf

Fraud • Zero tolerance • Wajib ditangani

Draf preventif: potensi pencatatan tidak sesuai kondisi riil karena pelaporan belum merata.