Perbandingan 25 risiko strategis: rumusan kita vs contoh pada file kertas kerja 1._FORM_KOSONG-KERTAS_KERJA_MRPN dan BANTUAN_FORM_2B.xlsx, beserta rekomendasi analis untuk dibahas pada FGD minggu depan. Centang Setuju pada baris yang disetujui -- pilihan tersimpan otomatis di browser ini dan bisa disalin sebagai ringkasan teks untuk dibagikan.
| Prkt | Kode | Kelompok | Pernyataan -- versi kita | Contoh pada file | Rekomendasi analis | Setuju |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | TU-R1 Sangat Tinggi - 22 | Tujuan | Layanan perpustakaan belum menjangkau tingkat kecamatan akibat belum dialokasikannya anggaran pembangunan sarana, prasarana, dan tenaga pengelola | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Tidak ada padanan di file; spesifik IPLM Arpusda (kecamatan). | |
| 2 | TU-R3 Sangat Tinggi - 22 | Tujuan | Layanan koleksi digital belum tersedia pada sebagian besar perpustakaan akibat belum dialokasikannya anggaran pengadaan platform dan e-book | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Tidak ada padanan; koleksi digital spesifik kondisi kita. | |
| 3 | S1-R2 Sangat Tinggi - 22 | Sasaran 1 | Pengelolaan arsip dinamis pada perangkat daerah belum sepenuhnya sesuai NSPK kearsipan akibat keterbatasan jumlah dan kompetensi SDM kearsipan (arsiparis) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyumas | [5B-F2] PD tidak konsisten NSPK & tidak menindaklanjuti pembinaan/pengawasan. | PERKAYA Adopsi: klinik pendampingan intensif, daftar pemantauan tindak lanjut, pengelompokan PD by risiko. Pernyataan dipertahankan (SDM arsiparis spesifik). | |
| 4 | S1-KA1 Sangat Tinggi - 21 | Sasaran 1 | Kegagalan penyelamatan arsip statis pada saat terjadi bencana akibat depot arsip statis belum memiliki pintu darurat | [5B-F1] Arsip bernilai pertanggungjawaban hilang/rusak/bencana. | PERKAYA Adopsi: daftar prioritas arsip vital, SOP tanggap darurat & pemulihan, salinan digital cadangan. | |
| 5 | TU-RF1 Sangat Tinggi · LHE - 20 | Tujuan | Terjadinya kecurangan (suap, gratifikasi, benturan kepentingan) pada pelaksanaan program pembinaan dan pengembangan perpustakaan — 9 risiko LHE No. R.PKPT/153/700/VII/2026 (Sangat Tinggi · zero tolerance) | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Risiko fraud LHE Inspektorat; tidak ada padanan. | |
| 6 | S1-RF1 Sangat Tinggi · LHE - 20 | Sasaran 1 | Terjadinya kecurangan (suap, gratifikasi, benturan kepentingan) pada pengelolaan arsip tertutup/rahasia, penyelamatan arsip, dan verifikasi daftar usul musnah — LHE No. 21–24 (Sangat Tinggi · zero tolerance) | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Risiko fraud LHE Inspektorat; tidak ada padanan. | |
| 7 | S1-RF2 Sangat Tinggi · LHE - 20 | Sasaran 1 | Terjadinya kecurangan (benturan kepentingan, gratifikasi) yang menurunkan objektivitas pengawasan dan pendampingan kearsipan — LHE No. 15–20 (Sangat Tinggi · zero tolerance) | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Risiko fraud LHE Inspektorat; tidak ada padanan. | |
| 8 | S2-RF1 Sangat Tinggi · LHE - 20 | Sasaran 2 | Terjadinya kecurangan (gratifikasi, suap, benturan kepentingan) pada layanan perpustakaan — 5 risiko LHE (Sangat Tinggi · zero tolerance) | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Risiko fraud LHE Inspektorat; tidak ada padanan. | |
| 9 | TU-R4 Tinggi - 19 | Tujuan | Perpustakaan yang telah berdiri tidak beroperasi (mati suri) akibat ketiadaan tenaga pengelola dan anggaran operasional | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Tidak ada padanan; perpustakaan mati suri spesifik. | |
| 10 | S1-R1 Tinggi - 19 | Sasaran 1 | Arsip statis perangkat daerah tidak terselamatkan ke lembaga kearsipan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan akibat belum optimalnya pembinaan dan pengawasan kearsipan oleh Dinarpusda selaku LKD | [5B-F3] Arsip statis/inaktif permanen/tertutup tidak tersedia atau tidak dapat diakses. | PERKAYA Adopsi: inventarisasi backlog, sarana bantu temu kembali digital, prioritas pengolahan by nilai guna. | |
| 11 | S1-R3 Tinggi - 19 | Sasaran 1 | Arsip negara pada perangkat daerah rusak atau hilang akibat sarana penyimpanan arsip yang belum memenuhi standar dan pengamanan yang belum memadai | [5B-F1] Arsip hilang/rusak akibat kelemahan pengelolaan & bencana. | PERKAYA Adopsi: perlindungan fisik & digital, salinan cadangan arsip prioritas. | |
| 12 | S2-R1 Tinggi - 19 | Sasaran 2 | Rendahnya kunjungan masyarakat ke perpustakaan desa, taman bacaan masyarakat, dan unit layanan perpustakaan masyarakat | [5B-F4] Layanan/koleksi/kegiatan literasi kurang sesuai kebutuhan & pola akses. | PERKAYA Adopsi: survei kebutuhan & segmentasi pemustaka, paket layanan per segmen, integrasi data kunjungan. | |
| 13 | TU-PK2 Tinggi - 19 | Tujuan | Ketidaksiapan data dan eviden dalam menghadapi pengawasan kearsipan eksternal | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN File hanya mencakup pengawasan internal; pengawasan eksternal spesifik kita. | |
| 14 | S3-SK1 Tinggi - 19 | Sasaran 3 | Kualitas substansi dokumen perencanaan kinerja belum memadai akibat kesenjangan pemahaman terhadap struktur Renstra yang baru direstrukturisasi | [Bantuan-B7] Perencanaan–penganggaran–pelaksanaan–pengukuran tidak selaras; data tidak memadai. | PERTAHANKAN Pecahan SK1/SK2 lebih actionable; sudah diperkaya paradigma kualitas. | |
| 15 | S1-R4 Tinggi - 18 | Sasaran 1 | Pemusnahan arsip pada perangkat daerah tidak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan akibat belum tersedianya persetujuan pemusnahan dan pedoman/SK Bupati tentang penyerahan arsip statis | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Pemusnahan arsip; tidak ada padanan di file. | |
| 16 | TU-R2 Tinggi - 17 | Tujuan | Perpustakaan khusus OPD tidak berkembang akibat belum dialokasikannya anggaran pengadaan sarana prasarana dan tenaga pengelola | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Tidak ada padanan; spesifik perpus khusus OPD. | |
| 17 | S1-R5 Tinggi - 17 | Sasaran 1 | Arsip sebagai bahan pertanggungjawaban penyelenggaraan pemerintahan tidak dapat ditemukan kembali secara cepat dan tepat akibat perangkat daerah belum menyusun daftar arsip dan pengolahan informasi arsip | [5B-F3] Arsip tidak tersedia/tidak dapat diakses tepat & cepat (parsial). | PERKAYA Adopsi: sarana bantu temu kembali digital. | |
| 18 | TU-TKM2 Sedang - 14 | Tujuan | Rendahnya kunjungan masyarakat ke perpustakaan dan belum meratanya pelaporan kunjungan | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Tidak ada padanan; spesifik kunjungan & pelaporan. | |
| 19 | S3-IP2 Sedang - 14 | Sasaran 3 | Standar, prosedur, sarana prasarana, kompetensi petugas, dan mekanisme pengaduan pelayanan belum mampu memenuhi kebutuhan serta harapan pengguna sehingga kualitas dan kepercayaan terhadap pelayanan publik menurun | [Bantuan-B9] Standar, prosedur, sarana, kompetensi, pengaduan belum memenuhi harapan. | PERTAHANKAN Bingkai Excel sudah diadopsi penuh. | |
| 20 | S3-SP1 Sedang - 14 | Sasaran 3 | Pengendalian intern belum diterapkan secara konsisten pada seluruh unit kerja perangkat daerah sehingga kesalahan, penyimpangan, dan risiko fraud tidak terdeteksi atau tidak tertangani secara memadai | [5B-F6] Pengendalian intern & MRPN belum konsisten di seluruh proses. | PERTAHANKAN Bingkai Excel sudah diadopsi + diperkaya pembelajaran dinas lain. | |
| 21 | TU-PK1 Sedang - 13 | Tujuan | Rekomendasi hasil pengawasan kearsipan eksternal tidak ditindaklanjuti tepat waktu oleh perangkat daerah | [5B-F2] Tidak menindaklanjuti hasil pembinaan & pengawasan (parsial, internal). | PERKAYA Adopsi: daftar pemantauan tindak lanjut rekomendasi. | |
| 22 | S3-SK2 Sedang - 13 | Sasaran 3 | Kualitas isi dokumen data dukung capaian kinerja belum memadai | [Bantuan-B7] Data kinerja tidak memadai (bagian dari risiko SAKIP). | PERTAHANKAN Sudah diperkaya (kualitas isi + tindak lanjut evaluasi). | |
| 23 | TU-TKM1 Sedang - 13 | Tujuan | Rendahnya realisasi kegiatan pembudayaan kegemaran membaca (14 dari 115 lokus) | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Tidak ada padanan; spesifik lokus (14 dari 115). | |
| 24 | S2-R2 Sedang - 13 | Sasaran 2 | Tidak bertambahnya jumlah perpustakaan sesuai SNP di Kabupaten Banyumas | [5B-F5] Pertumbuhan & pemerataan perpustakaan aktif tidak sebanding penduduk. | PERKAYA Adopsi: peta persebaran & kesenjangan, lokus prioritas tahunan, komitmen desa/sekolah. | |
| 25 | TU-TKM3 Rendah - 8 | Tujuan | Kegiatan pembudayaan kegemaran membaca yang bersifat seremonial dan tidak berkelanjutan | -- tidak ada padanan | PERTAHANKAN Tidak ada padanan; spesifik seremonial. |