Perbandingan 18 risiko operasional non-fraud kita vs 30 contoh FORM 2C pada file kertas kerja 1._FORM_KOSONG-KERTAS_KERJA_MRPN, plus 16 contoh tanpa padanan sebagai kandidat adopsi. 29 risiko fraud (LHE Inspektorat) tidak dibandingkan -- sudah final. Centang Setuju pada baris yang disetujui; pilihan tersimpan otomatis di browser ini dan bisa disalin sebagai ringkasan teks untuk dibagikan.
Risiko kita berbasis kondisi riil 2026 (angka realisasi TW II, pagu, efisiensi); contoh file berupa template generik proses.
| Kode | Bidang | Pernyataan -- versi kita | Contoh pada file (FORM 2C) | Rekomendasi analis | Setuju |
|---|---|---|---|---|---|
| OP-16 | SEK | Berkurangnya intensitas koordinasi dan konsultasi ke provinsi/pusat (realisasi 14,34%) akibat efisiensi belanja perjalanan dinas. | -- tidak ada padanan | SELARAS Spesifik kondisi 2026; tidak ada padanan di file. | |
| OP-17 | SEK | Kerusakan sarana-prasarana pendukung gedung yang tidak tertangani (realisasi pemeliharaan 1,20%) akibat penumpukan belanja pemeliharaan di akhir tahun. | [RO.SEK.06] Pemeliharaan gedung, kendaraan, peralatan, dan fasilitas pelayanan terlambat atau tidak sesuai kebutuhan kerusakan. | SELARAS Kita lebih spesifik (angka realisasi). Sudut file (klasifikasi prioritas, jadwal preventif) sudah tercakup substansinya. | |
| OP-18 | SEK | Menumpuknya proses pengadaan BMD pada triwulan III/IV akibat penjadwalan yang terkonsentrasi di semester II. | [RO.SEK.04] Pengadaan barang terlambat, spesifikasi tidak sesuai kebutuhan, atau jumlah barang tidak sesuai RKBMD. | PERKAYA Adopsi: reviu kesesuaian spesifikasi dengan kebutuhan & jumlah dengan RKBMD dalam perencanaan pengadaan. | |
| OP-19 | SEK | Tertundanya pelaksanaan kegiatan akibat perubahan kebijakan penganggaran pusat/daerah di tengah tahun berjalan. | [RO.SEK.01] Pelaksanaan kegiatan dan penyerapan anggaran tidak sesuai dengan rencana kas atau jadwal kegiatan. (parsial) | SELARAS Sebab berbeda (perubahan kebijakan vs rencana kas); keduanya sah berdampingan. | |
| OP-01 | PERP | Penumpukan pelaksanaan sub-kegiatan pembinaan perpustakaan pada semester II akibat realisasi anggaran TW II yang sangat rendah (26,57%). | [RP.PERP.01] Pembinaan dan pendampingan belum mampu memperbaiki pemenuhan komponen SNP pada perpustakaan sasaran. (parsial) | SELARAS Fokus beda (waktu vs mutu). Craft file (profil kesenjangan SNP, klinik per komponen) relevan bila mutu pembinaan jadi isu. | |
| OP-02 | PERP | Terganggunya/terhentinya kegiatan yang didukung DAK Non Fisik akibat keterlambatan atau perubahan penyaluran dana transfer pusat. | -- tidak ada padanan | SELARAS Spesifik DAK; tidak ada padanan. | |
| OP-04 | PERP | Keterlambatan pengadaan bahan perpustakaan (target 1.200 eksemplar, realisasi TW II 0) akibat proses pengadaan yang baru berjalan. | [RO.PERP.03] Koleksi yang dipilih atau diadakan tidak sesuai kebutuhan pemustaka, terlambat tersedia, atau tidak seimbang antarjenis koleksi. (parsial) | PERKAYA Adopsi: kesesuaian koleksi dengan kebutuhan pemustaka & keseimbangan antarjenis koleksi dalam perencanaan pengadaan. | |
| OP-05 | PERP | Tidak tercapainya target 115 lokus sosialisasi budaya baca (realisasi 14) akibat efisiensi belanja perjalanan dinas APBD. | -- tidak ada padanan | SELARAS Spesifik lokus; tidak ada padanan. | |
| OP-06 | P2A | Tidak optimalnya layanan izin penggunaan arsip tertutup akibat pagu yang nyaris tidak ada (Rp 50.000). | [RL.P2A.01] Izin penggunaan arsip tertutup diberikan tanpa verifikasi kewenangan yang memadai atau proses pelayanan tidak memiliki jejak akses lengkap. (parsial) | PERKAYA Adopsi: verifikasi berlapis, formulir tujuan penggunaan, log akses, pembatasan penyalinan. | |
| OP-07 | P2A | Pemusnahan arsip cacat prosedur (tanpa SK panitia penilai / Berita Acara sesuai ketentuan) akibat belum lengkapnya dokumen penyusutan. | -- tidak ada padanan | SELARAS Tidak ada padanan; spesifik prosedur pemusnahan. | |
| OP-08 | P2A | Kerusakan arsip statis yang tidak tertangani dini akibat belum tersedianya fire alarm/heat detector dan pintu darurat depot arsip. | [RB.P2A.01] Arsip berisiko belum teridentifikasi dan belum memperoleh perlindungan fisik atau salinan digital yang memadai. | PERKAYA Adopsi: daftar arsip prioritas, salinan digital & backup terpisah, uji pemulihan; dari RB.P2A.02: SOP & tim respons bencana, simulasi. | |
| OP-09 | P2A | Ketidakpastian status dan penumpukan arsip statis OPD akibat belum dilaksanakannya verifikasi daftar arsip usul serah oleh LKD. | [RP.P2A.01] Perangkat daerah terlambat menyerahkan arsip permanen atau arsip yang diserahkan tidak lengkap dan tidak tertata. | PERKAYA Adopsi: jadwal & persyaratan penyerahan, pra-verifikasi, pendampingan lokus prioritas, eskalasi keterlambatan. | |
| OP-10 | P2A | Ketidakjelasan pertanggungjawaban arsip yang diserahkan akibat serah terima arsip statis tanpa berita acara. | -- tidak ada padanan | SELARAS Fokus BA serah terima; padanan file (RP.P2A.01) hanya parsial. | |
| OP-11 | P2A | Tidak tercapainya target layanan akses arsip melalui SIKN/JIKN (26/52 berkas terunggah, 50%) akibat keterbatasan pelaksanaan unggah. | -- tidak ada padanan | SELARAS Spesifik SIKN/JIKN; tidak ada padanan. | |
| OP-12 | P3K | Tidak efektifnya pembinaan dan pengawasan kearsipan akibat tidak tersedianya arsiparis di seluruh kecamatan (30/30 obyek) dan sebagian besar OPD. | [RO.P3K.02] Pendampingan tidak menjangkau seluruh perangkat daerah prioritas karena keterbatasan SDM, waktu, data, atau perubahan jadwal. (parsial) | SELARAS Sebab beda (ketiadaan arsiparis vs jangkauan); craft file (lokus berbasis nilai pengawasan, klinik daring) bisa jadi pelengkap. | |
| OP-13 | P3K | Tidak terukurnya capaian pengawasan kearsipan internal tepat waktu (target 54 laporan, realisasi 0) akibat hasil verifikasi Arpus Provinsi yang baru keluar TW III. | [RO.P3K.03] Data pemantauan penggunaan aplikasi kearsipan tidak lengkap atau sistem mengalami gangguan sehingga tingkat penerapan tidak dapat dinilai secara akurat. (parsial) | SELARAS Konteks beda (verifikasi provinsi vs aplikasi); tidak perlu digabung. | |
| OP-14 | P3K | Kesalahan/ketidakseragaman pengelolaan arsip dinamis akibat pengelola arsip yang belum memenuhi persyaratan kompetensi. | -- tidak ada padanan | SELARAS Fokus kompetensi pengelola; padanan file (RP.P3K.01 tata naskah dinas) masuk kandidat adopsi. | |
| OP-15 | P3K | Gagalnya peningkatan kualitas pengelolaan arsip dinamis OPD/kecamatan akibat rendahnya tindak lanjut rekomendasi pengawasan (pemberkasan baru 50%; daftar arsip aktif belum tersusun). | [RP.P3K.03] Perangkat daerah tidak menyampaikan data dukung secara lengkap atau tidak menindaklanjuti rekomendasi hasil pengawasan. | PERKAYA Adopsi: dashboard rekomendasi, penetapan tenggat, pengingat berjenjang, eskalasi keterlambatan ke pimpinan. |
Contoh file yang prosesnya belum ter-cover risiko kita. Yang disarankan bila diadopsi menjadi risiko operasional baru (perlu FGD & penilaian skor).
| Kode file | Bidang | Pernyataan contoh file | Rekomendasi analis | Setuju |
|---|---|---|---|---|
| RO.PERP.04 | PERP | Sistem layanan, katalog, peminjaman, atau layanan digital mengalami gangguan dan data transaksi tidak tercatat secara lengkap. | DISARANKAN SI BINTANG LIMA, SIMANTAP, dan katalog online adalah layanan inti — gangguan sistem adalah risiko nyata yang belum ter-cover. | |
| RO.PERP.06 | PERP | Hasil pengalihmediaan tidak lengkap, tidak terbaca, mengalami kerusakan data, atau tidak disimpan dengan standar pengamanan yang memadai. | DISARANKAN Program nyata: target TW III 1 naskah kuno, realisasi 0. Mutu alihmedia belum ada risikonya. | |
| RO.PERP.05 | PERP | Kompetensi pengelola perpustakaan belum memadai atau peserta peningkatan kapasitas tidak sesuai dengan kebutuhan pembinaan. | DISARANKAN Inti pembinaan perpustakaan; perpus aktif baru 22,17%. | |
| RSK.PERP.02 | PERP | Naskah kuno tidak berhasil ditemukan, tidak dapat diverifikasi, atau pemilik tidak bersedia memberikan akses untuk pendataan dan pelestarian. | DISARANKAN Program nyata (ali hmedia naskah kuno); file punya craft penanganan siap pakai (prosedur persetujuan, tokoh lokal, salinan digital). | |
| RO.PERP.07 | PERP | Koleksi budaya etnis yang dipilih tidak memiliki informasi asal-usul yang memadai, kurang relevan, atau tidak dapat dibuktikan keasliannya. | DISARANKAN Relevan: 37 koleksi UMP tersync; koleksi budaya etnis masuk monev. | |
| RP.P3K.01 | P3K | Perangkat daerah menciptakan arsip tidak sesuai Tata Naskah Dinas atau menggunakan kode klasifikasi yang tidak tepat. | DISARANKAN Fungsi inti pembinaan; craft file siap pakai (panduan praktis, klinik konsultasi, sampling). | |
| RP.P3K.02 | P3K | Perangkat daerah tidak menggunakan JRA secara tepat atau terlambat melaksanakan pemindahan, pemusnahan, dan penyerahan arsip. | DISARANKAN Fungsi inti pembinaan; terkait langsung OP-07 & OP-09. | |
| RO.P2A.01 | P2A | Penilaian arsip tidak menghasilkan penetapan nilai guna permanen dan musnah secara tepat. | DISARANKAN Fungsi inti P2A; hulu dari pemusnahan & akuisisi. | |
| RO.PERP.01 | PERP | Data perpustakaan aktif tidak lengkap, tidak akurat, atau tidak diperbarui sehingga penetapan sasaran pembinaan tidak tepat. | PERTIMBANGKAN Data adalah basis pembinaan; craft file kuat (basis data induk, PIC data, validasi triwulanan). | |
| RO.PERP.02 | PERP | Kegiatan literasi kurang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat sehingga jumlah peserta dan pemanfaatan perpustakaan rendah. | PERTIMBANGKAN Relevansi kegiatan; craft file (survei kebutuhan, segmentasi, kalender berbasis segmen). | |
| RSK.PERP.01 | PERP | Kerja sama dengan sekolah, desa, komunitas, dan pihak ketiga tidak berlanjut atau tidak menghasilkan kegiatan yang mendukung pemanfaatan perpustakaan. | PERTIMBANGKAN Relevan untuk program literasi & lokus. | |
| RO.P3K.01 | P3K | Penataan, penyimpanan, keamanan, dan pengaturan akses arsip pada perangkat daerah tidak sesuai standar. | PERTIMBANGKAN Inti pembinaan; craft file (petakan lokus berisiko, standar minimum, verifikasi sampel). | |
| RP.SEK.01 | SEK | Dokumen pembayaran, penatausahaan, atau laporan keuangan tidak lengkap, tidak akurat, atau terlambat diproses. | PERTIMBANGKAN Administrasi keuangan; beda dengan fraud (kelengkapan vs manipulasi). | |
| RO.SEK.02 | SEK | Data kepegawaian, penilaian kinerja, atau pengembangan kompetensi pegawai tidak lengkap dan tidak diperbarui tepat waktu. | TIDAK Generik administrasi; di luar fokus Arpusda. | |
| RO.SEK.03 | SEK | Surat, dokumen, persediaan, dan arsip administrasi umum tidak dicatat atau ditata secara tertib. | TIDAK Generik administrasi; di luar fokus Arpusda. | |
| RO.SEK.05 | SEK | Layanan listrik, internet, kebersihan, keamanan, komunikasi, atau jasa penunjang lainnya tidak tersedia sesuai kebutuhan. | TIDAK Generik sarana; di luar fokus Arpusda. |